Minggu, 24 November 2013

Sistem Bandar Udara


1. Sistem Pesawat Udara
Sistem Pesawat Udara  mengambil bagian yang penting dari sistem bandara, karena tanpa pesawat  udara operasional bandara tidak akan berjalan. Bagian – bagian dari sistem pesawat udara diantaranya maintenance pesawat, hangar  (tempat penyimpanan atau perbaikan pesawat udara) biasanya dimiliki oleh bandara – bandara besar, misalnya Sukarno Hata dan Juanda Airport International, komponen-komponen pesawat, ahli – ahli maintenance.

2. Sistem  Kelayakan Bandara
Sistem Kelayakan Bandara adalah sistem yang paling utama dalam sistem bandara, karena apabila sistem kelayakan tidak terpenuhi maka bandara tidak dapat dioperasikan, sistem ini mencakup semua sarana dan prasarana yang terdapat di bandara akan kelayakannya, biasanya standar kelayakan ditetapkan dan diatur dalam undang-undang dan dibuat oleh pemerintah

3. Sistem Komunikasi Bandara
Sistem Komunikasi Bandara menyangkut penyediaan alat komunikasi dibandara, sistem komunikasi  diantaranya penyediaan telpon umum dan informasi – informasi mengenai jadwal kedatangan  pesawat, keberangkatan pesawat, delay pesawat, cancel pesawat, komunikasi antar pesawat udara dengan bagian control tower dibandara menggunakan radar, sistem navigasi.

4. Sistem Hangar
Sistem Hangar hanya dimiliki oleh bandara – bandara berstatus internasional  dan bandara – bandara yang besar, karena diperlukan lahan yang luas untuk membangun sebuah hangar dan perlengkapan – perlengkapan lain yang menunjang. Hangar merupakan bangunan yang digunakan untuk  menyimpan pesawat yang memerlukan penanganan maintenance baik inspeksi kecil ataupun overhaul.

5. Sistem Terminal Bandara
Sitem Terminal Bandara adalah bagian yang menghubungkan sisi darat dan sisi udara pada bandara, sistem terminal dibagi menjadi dua bagian besar yaitu terminal keberangkatan dan terminal kedatangan.

6. Sistem Eleektronika Dan Listrik
Sistem Elektronika dan Listrik biasanya merupakan salah satu hal penting didalam bandara, penyediaan alat – alat elektronika  sampai sistem navigasi yang menggunakan peralatan elektronika dan membutuhkan aliran listrik.

7. Sistem Jaringan  Transportasi
Sistem Jaringan Transportasi  merupakan hubungan antara bandara yang satu dengan bandara yang lain baik domestic maupun internasional.

8. Sistem Lalulintas Bandara
Sistem Lalulintas Bandara adalah sistem yang mengatur arus kedatangan dan keberangkatan pesawat agar tidak terjadi kecelakaan/ tabrakan pesawat udara baik pada saat di landasan atau diuadara. Sistem ini dilengkapi dengan alat navigasi dan radar yang terhubung langsung pada pesawat-pesawat udara yang akan landing atau take-off dari dan ke bandara tersebut. Bagian dari sistem ini adalah Air Traffic Control, Air Movement Control, Navigasi, Radar.

9. Sistem Operasional Bandara
Sistem Operasional Bandara sangat penting dalam memajukan bandara dan kelangsungan bandara. Bagian – bagian dari sistem operasional bandara adalah: sistem komunikasi, sistem navigasi, sistem pemantauan penerbangan, sistem pemarkiran pesawat, sistem penyimpanan pesawat, sistem tempat reklame, sistem parkir pengunjung , sistem konsesi, sistem airport tax, dan pas bandara, sistem penangan penumpang. Sistem penanganan penumpang dibandara dilakukan oleh pihak bandara dan airline, penyediaan fasilitas – fasilitas di bandara seperti kursi, AC, ATM, dan keramahtamahan dari petugas-petugas yang ada dibandara dan menyediakan kotak saran untuk pengguna bandara apabila ada keluhan atau saran untuk bandara tersebut dari semua aspek (fasilitas atau petugas)

10. Sistem Penanganan Ground Handling
Sistem Penangan Ground Handling adalah penanganan tata operasi darat di bandara. Dari sistem parkir pesawat, sistem pengisian bahan bakar, sistem pengangkutan bagasi ke pesawat atau sebaliknya, sistem penggunaan towing car untuk mendorong pesawat dan sistem penanganan barang. Sistem penanganan barang  dibandara biasanya kerjasama antara pihak bandara dan airlaine masing – masing maskapai. Aturan barang yang boleh dibawa oleh penumpang biasanya ditetepkan oleh maskapai masing-masing. Sitem Danger Goods (bagasi yang sangat membahayakan penerbangan dan penanganannya harus khusus, seperti bahan kimia). Sistem bagasi: bagasi kabin biasanya bagasi yang boleh dibawa ke kabin dan tidak membahayakan keselamatan jiwa orang-orang yang ada dikabin, bagasi Cuma-Cuma yang dimiliki oleh penumpang dan dilakukan penimbangan  dan penumpang harus membayar kelebihan bagasi. Sistem cargo adalah barang – barang yang diangkut pesawat dan biasanya pemilik barang tidak berada dalam pesawt yang sama dengan barang tersebut. Sistem carantina merupakan bagian tersendiri untuk penanganan dan pengangkutan hewan peliharan dan tanaman.

11. Sistem Antar Moda Transportasi Lain
Sistem Antar Moda Transportasi Lain dibandara adalah penyediaan  jalur – jalur yang dipergunakan untuk mempermudah akses menuju bandara, adanya stasiun kereta api, halte bis, taxi, becak, ojek dan untuk daerah – daerah pesisir kedekatan dengan pelabuhan juga akan lebih mempermudah akses perjalanan.

12. Sistem Keamanan Bandara
Sistem Keamanan di bandara adalah bagian yang terpenting di bandara karena apabila keamanan tidak diutamakan maka keselamatan penerbangan akan terganggu. Sistem keamanan pemeriksaan penumpang oleh security dan alat pendeteksi logam serta x-ray untuk barang – barang yang dibawa penumpang.

Senin, 14 Oktober 2013

Peranan Bandar Udara Bagi Indonesia

Suatu fakta alami bahwa diantara fasilitas umum terbesar di dunia, bandar bandar udara memainkan peran penting dalam membentukperwujudan [landscape] ekonomi, politik, dan sosial masyarakat yang dilayaninya.
[Alexander T. Wells and Seith B. Young, 2204;348]



Pengertian Bandar Udara secara umum :
- Bandar udara (disingkat : bandara ) / pelabuhan udara merupakan sebuah fasilitas tempat
pesawat terbang dapat lepas landas dan mendarat. Bandar udara yang paling sederhana minimal
memiliki sebuah landas pacu namun bandara-bandara besar biasanya dilengkapi berbagai fasilitas
lain, baik untuk operator layanan penerbangan maupun bagi penggunanya.
- Menurut Annex 14 dari ICAO (internasional civil aviation organization) :
bandar udara adalah area tertentu didaratan atau perairan (termasuk bangunan, instalasi dan
peralatan) yang diperuntukan baik secara keseluruhan atau sebagian untuk kedatangan,
keberangkatan dan pergerakan pesawat.
- Sedangkan definisi bandar udara menurut PT (persero) angkasa pura adalah “lapangan udara,
termasuk segala bangunan dan peralatan yang merupakan kelengkapan minimal untuk
menjamin tersedianya fasilitas bagi angkutan udara untuk masyarakat”.
"Bandar udara mempunyai peranan sebagai alat transportasi (penghubung) yang menghubungkan
antara satu wilayah dengan wilayah lain dengan jalur udara".

1. Simpul dalam jaringan transportai udara
Titik lokasi bandar udara yang menjadi pertemuan beberapa jaringan dan rute penerbangan
sesuai hierarki bandar udara
2. Pintu gerbang kegiatan perekonomian dalam upaya pemerataan pembangunan, pertumbuhan
dan stabilitas ekonomi serta keselarasan pembangunan nasional dan pembangunan daerah
3. Tempat kegiatan alih moda transortasi
Dalam bentuk interkoneksi antar moda pada simpul transportasi guna memenuhi tuntutan
peningkatan kualitas pelayanan yang terpadu pada kesinambungan yang digambarkan sebagai
tempat perpindahan moda transportasi udara ke moda transportasi lain
4. Pendorong dan penunjang kegiatan industri, perdagangan dan atau pariwiata dalam menggerakan
dinamika pembangunan nasional
5. Pembuka isolasi daerah
Karena kondisi geografis, derah daerah terpencil sulit untuk diisolasi, namun dengan adanya
bandar udara akan mudah karena sulitnya transportasi darat maupun laut.
6. Pengembangan daerah perbataan
Dengan adanya bandar udara maka daerah daerah perbatasan sekitar wilayah bandara akan
mengalami perbaikan perbaikan guna menunjang aktifitas bandar udara
7. Penanganan bencana
Dengan adanya bandar udara, daerah yang terkena bencana akan lebih cepat diidentifikasi dan di
tangani karena kemudahan dan kecepatan transportasi.




Transportasi udara mempengaruhi beberapa hal :
ž a. Ekonomi

ž b. Kondisi sosial kemasyarakatan

ž c. Sistem Hankam

ž d. Politik

ž e. Budaya

ž f. IPTEK

ž g. Informasi dan komunikasi